Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Al-Hadi Demak

Sahabat wikisantri, kali ini kita akan membahas salah satu pondok pesantren tertua di Demak, yaitu Pondok Pesantren Al-Hadi Giri di Demak Jawa Tengah. (Lihat pondok pesantren di Jawa Tengah di sini)

Sejarah Pondok Pesantren Al-Hadi Giri Demak

Berdasarkan catatan yang menempel di dinding masjid, pondok pesantren ini berdiri pada 16 Rabiul Awal 1288 H atau sekitar tahun 1836 M oleh KH. Hadi Siraj. Semasa remaja ia pernah bermukim di Mekkah dan belajar agama kepada Syekh Sulaiman Moh. Zuhdi. Pondok Pesantren ini lebih dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan tarekat Naqsabandiyah Khalidiyah.

Baca juga: Mengenal Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan

Sebagaimana umumnya pondok pesantren pada saat itu, pengelolaan pondok terfokus pada seorang figur sentral yakni kiai. Demikian pula halnya dengan pondok pesantren al-Hadi. Pertama kali didirikan pondok pesantren ini langsung dipimpin oleh KH. Hadi Siraj. Setelah KH. Hadi Siraj wafat, secara turun temurun pengelolaan pondok pesantren di bawah kepemimpinan keturunan KH. Siraj.

Pertama oleh putranya KH. Zahid Hadi. Setelah KH Zahid wafat diteruskan oleh cucu pendiri, Kiai Moh. Zuhri Zahid. Selanjutnya kepemimpinan pondok tersebut dipercayakan kepada buyut pendiri yang bernama Kiai Munif Zuhri.

Pada masa kepemimpinan KH. Hadi Siraj sampai cucunya KH Zuhri menangani dua kegiatan pokok. Yaitu tarekat dan pendidikan pondok pesantren atau pengajian. Sedangkan pada masa kepemimpinan Moh. Munif Zuhri dua kegiatan tersebut dipisah penanganannya. Ia menangani kegiatan tarekat (mursyid). Sedangkan kegiatan pengajian ditangani secara kolektif oleh Kiai Munif, Kiai Sonhaji, Kiai Muharror, dan Kiai Muhktar.

Baca juga: Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Assalafiyah Pati

Setelah kakak Munif, Nadzif Zuhri pulang dari Universitas Madinah, dia diserahi tugas secara penuh untuk mengasuh pondok pesantren sendirian. Meskipun demikian dalam pelaksanaan pengajian para kiai masih ikut menanganinya.

Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Al-Hadi

Pondok Pesantren Al Hadi benar-benar merupakan pondok pesantren salaf. Dalam kegiatan pendidikannya semata-mata hanya mengajarkan pendidikan agama. Sebelum kepemimpinan KH. Nadzif Zuhri sistem pendidikan menggunakan metode sorogan dan bandongan.

Di bawah pengasuhan KH. Nadzif Zuhri mulai menggunakan sistem pendidikan madrasah atau klasikal. Namun bahan pelajarannya tetap mengunakan kitab-kitab kuning. Meskipun begitu, sistem pengajian sorogan dan bandongan tetap dipertahankan dengan alokasi waktu setiap usai salat wajib. Sehingga pondok pesantren ini menamakan dirinya sebagai “Sekolah Islam Salaf”.

Baca juga: Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Ma’had Al-Ulum As-Syar’iyah Rembang

Sistem pendidikan madrasah yang diselenggarakan adalah PAUD, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah setingkat lanjutan pertama yang disebut Al Marhalah al Mutawasithah (MTs) dan madrasah setingkat lanjutan atas yang disebut Al Marhalah al Tsanawiyah atau MA. Pada kedua madrasah tersebut sepenuhnya mengajarkan pelajaran agama, kecuali bahasa Inggris sebagai pelajaran umum yang diberikan.

Kurikulum Pondok Pesantren al-Hadi

Berdasarkan Direktori Pesantren, kurikulum yang digunakan di Pondok Pesantren ini, sepenuhnya merupakan kurikulum susunan pondok pesantren sendiri. Kedua madrasah tersebut tidak memberikan ijazah sebagaimana lazimnya madrasah/sekolah yang diakui pemerintah. Dan hanya mengeluarkan surat tanda selesai belajar dari lembaga yang berwewenang (Depag atau Depdiknas).

Baca juga: Profil Pondok Pesantren Al Anwar Rembang Jawa Tengah

Namun demikian, pengasuhnya berharap agar kemampuan lulusan kedua madrasah tersebut dapat sejajar dengan kemampuan lulusan madrasah-madrasah dalam tingkatan yang sama di negara-negara Islam. Sehingga kelak dapat melanjutkan belajar di salah satu negara Islam tersebut.

Materi yang diberikan pada pengajian rutin dan madrasah terdapat keterkaitan atau saling melengkapi. Kitab-kitab yang dipelajari dalam pengajian rutin adalah: Tafsir Jalalain, Tanwirul Qulub, Riyadus Shalihin dan Gunyatut Thalibin.

Baca juga: Sejarah dan Profil Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Pati

Hingga saat ini menurut Direktrori Pesantren, santri yang menimba ilmu di Pondok Pesantren Al Hadi berjumlah sebanyak 492 orang. Dilihat dari keikutan sertaannya dalam metode pengajian, mereka terbagi dalam dua kelompok. Kelompok klasikal dan kelompok tradisional, dengan 53 orang pembimbing/guru. Mereka terdiri dari seorang kiai, sembilan badal, dan 43 orang guru. Sedangkan dilihat dari tingkat pendidikan terakhirnya, semuanya lulusan SLTA keagamaan atau madrasah Aliyah/madrasah Aliyah keagamaan plus pondok pesantren.

Ekstrakurikuler Pondok Pesantren Al-Hadi

Selain rutinitas formal pendidikan madrasah, Pondok Pesantren ini juga menyelenggarakan berbagai ekstrakurikuler seperti:

  1. Kajian kitab-kitab kuning
  2. Pembinaan Tahfidz dan Tilawatil Al-Qur’an
  3. Latihan berpidato dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris dan Arab)
  4. berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari
  5. Diskusi dan Penelitian Ilmiah
  6. Kepramukaan
  7. Pengembangan Olahraga
  8. Pengembangan Seni Drumband, Qashidah dan Marawis
  9. Pengembangan Seni Beladiri
  10. Tahfidhul Qur’an
  11. Pengembangan jurnalistik dan publisistik
  12. Pengembangan Exacta (Lab Skill), Ketrampilan, Wirausaha

Fasilitas Pondok Pesantren Al-Hadi

Sebagai lembaga pendidikan, Pondok Pesantren ini dilengkapi dengan pelbagai fasilitas seperti 10 ruang pengajian, 12 kamar asrama putra, delapan kamar asrama putri, sebuah masjid, perpustakaan, kantor kiai dan guru. Juga dilengkapi dengan lapangan olahraga seluas 165 M². Bangunan-bangunan tersebut menggunakan lahan seluas 2.306 M². Semua fasilitas tersebut berdiri di atas tanah seluas 12.433 M2² yang keseluruhannya merupakan tanah wakaf.

Pendanaan Pesantren

Sumber dana untuk pembiayaan operasional proses pembelajaran di pondok pesantren ini, selain dari orang tua/wali santri, juga diperoleh dari berbagai sumber. Seperti donatur tetap dan tidak tetap, bantuan pemerintah atau swasta.

Alamat Pondok Pesantren

Pondok Pesantren Al-Hadi berada di jalan Girikusuma RT.01 – RW.03 Desa Banyumeneng, Kec. Mranggen Kab. Demak Jawa Tengah. 59567

Kontak yang dapat dihubungi yaitu (024) 70123319, 0851-0070-7792, 0813-2615-5757 atau melalui email: pontrenalhadigiri123@gmail.com

Facebook Comments Box
Exit mobile version